Seminar Nasional “Pancasila, Hubungan Antar Agama, dan Revolusi Industri Ke-4”.Bertempat di Grha Oikoumene PGI-GMKI Lantai 5, Jl. Salemba Raya No.10, Jakarta Pusat
Adapun Pembicara:
– Prof Sri Adiningsih (Ketua Dewan Pertimbangan Presiden)
– Letjend TNI (Purn) Agus Widjojo (Gubernur Lemhanas)
– Prof. Jimly Asshiddiqie (Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia)
– Pdt. Albertus Patty (Ketua MPH Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia)
– Baktinendra Prawiro (Ketua Umum DPP Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia)
– Yaqut Cholil Qumas (Ketua Umum GP Ansor)
Zaman now ini banyak pengangguran karena adanya dunia yang digital yang begitu hebat dimana kekacauan yang meruntuhkan kita.Banyak orang melihat orang tidak mempersiapkan diri dari berbagai kontruksi dimana banyak waktu yang terbuang adanya perubahan setiap 30 detik orang bunuh diri dan tiba-tiba dia membuang waktu dengan kehidupan yang realistis.
Kita hidup di tengah-tengah di kehidupan didunia sangat cepat berkembang.Kita masih ada persoalan diri dengan mengontrol digital melalui sosial media.
Artinya kita menggunakan berita-berita kebohongan (Hoax) sampai menbawah agama,untuk kepentingan bisnis dan kita terpecah belah dengan adanya komplit-komplit antara agama.
Dengan teknologi kita bisa berkembang dengan cepat dan bangsa-bangsa lain.Betapa gagahnya ummatnya,kalau ini akan berlanjut terus maka ini akan seperti negara timur tengah.
Kita mempunyai kontes pancasila,
persoalan yang kita kembangkan bagaimana harus kita memiliki kekuatan dengan nilai-nilai pancasila.Ada lima sila dalam pancasila sila pertama ketuhanan yang maha esa,ada yang salah dalam ke agamaan kita,bahwa dalam kontes kita sangat egois baik perorangan maupun kelompok.
sila kedua Kemanusiaan yang adil dan beradab,kita harus bedakan partai komunis dan partai non komunis,kita tidak bisa benci karena mereka saudara kita.Dan sila terakhir Gagasan mengenai pancasila sebagai ideologi terbukamulai berkembang sejak tahun 1985. tetapi semangatnya sudah tumbuh sejak Pancasila itu sendiri ditetapkan sebagai dasar Negara
