
Jpeg
JAKARTA, 16 April 2018, PT. TIMAH Tbk (lDX:TlNS) selaku anggota Holding BUMN industri Pertambangan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untukTahun Buku 2017 pada Senin, 16 April 2018, bertempat di Hotel Borobudur Jakarta.
Kinerja Tahun 2017 PT TIMAH berhasil meningkatkan kinerja yang ditandai dengan peningkatan laba bersih akhir
periode sebesar 99% dari tahun lalu menjadi Rp502 miliar.
Direktur Utama PT TIMAH Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengatakan, “Strategi yang telah kami susun pada tahun sebelumnya telah dilaksanakan secara konsisten. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kinerja keuangan maupun kinerja operasi.”
Selama tahun 2017 Perseroan telah melakukan pembelanjaan modal (capital expenditure) sebesar Rp779,81 miliar, dimana dana tersebut dialokasikan untuk pembesaran kapasitas pada mesin dan instalasi, sarana pendukung produksi, rekondisi dan replacement serta pembangunan teknologi fuming. Belanja modal tersebut telah berhasil meningkatkan volume produksi bijih timah sebesar 29,26% dari 24,121 ton pada akhir tahun 2016 menjadi 31,178 ton pada akhir tahun 2017.
Selama tahun 2017, terdapat beberapa kejadian penting terkait implementasi strategi Perusahaan untuk mencapai visinya menjadi Perusahaan pertambangan terkemuka di dunia yang ramah lingkungan antara lain:
1. Penandatanganan kerjasama eksploitasi timah di Nigeria dengan Topwide Ventures Limited pada tanggal 7 Agustus 2017 sebagai implementasi strategi ekspansi internasional bisnis timah dan menambah potensi jumlah sumber daya dan cadangan.
2. Penandatanganan kerjasama strategis dengan Yunnan Tin Group pada tanggal 14 September 2017 sebagai implementasi strategi pengembangan dan pemasaran bisnis hilirtimah.
3. Penerbitan Obligasi dan Sukuk ljarah Tahap l sebesar Rp1,5 triliun pada tanggal 28 September 2017 sebagai implementasi strategi pembiayaan perusahaan yang efektifdan efisien.
4. Menjadi anggota Holding BUMN lndustri Pertambangan pada tanggal 29 Nopember 2017.
industri Hilir
Sejak tahun 1998 Perseroan telah mengembangkan industn hilir logam timah melalui entitas anak yang dimana secara Iangsung yaitu PT. Timah lndustri dengah hasil produksi tin chemical dan tin solder. Sebagai bentuk implementasi strategi pengembangan bisnis hilir timah. Perseroan menandatangani kerjasama strategis dengan anggota BUMN Group selaku produsen timah terbesar dunia dalam memasarkan produk hilir. Upaya ini membuahkan hasil dimana penjualan tin chemical dan tin solder mengalami peningkatan yang signifikan.
Sinergi dengan anggota Holding BUMN lndustri Pertambangan dan BUMN lainnva.Untuk optimalisasi niiai BUMN serta mendukung perekonomian dan kesejahteraan rakvat. Perseroan bekerja sama dengan anggota Holding BUMN lndustri Pertambangan maupun dengan BUMN lainnya. Sinergi yang dilakukan dengan anggota Holding BUMN lndustri Pertambangan yaitu PT. Bukit Asam Tbk dan PT Aneka Tambang Tbk, Perseroan melakukan kerja sama untuk kegiatan eksplorasi dan pengadaan bahan baku.
Untuk kegiatan eksplorasi, Perseroan melakukan kerjasama dengan PT Aneka Tambang Tbk
terkait jasa pemboran darat untuk pengembangan tambang timah primer. Adapun dalam proses peleburan logam timah, Perseroan bekerja sama dengan PT Bukit Asam Tbk untuk pengadaan antrasit.
Sedangkan sinergi dengan BUMN lainnya, Perseroan bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk metakukan kerjasama layanan perbankan berupa pembayaran fasilitas bagi mitra Perusahaan dalam bentuk kartu tambang yang bertujuan untuk mempermudah pembayaran imbal jasa kepada mitra tambang Perusahaan. Disamping itu Perseroan iuga bekerja sama dengan Pertamina (Persero) dalam pengadaan bahan bakar HSD.
Kontribusi terhadap Negara
Kinerja Perseroan juga memberikan peningkatan kontribusi terhadap nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan Iainnya. Untuk kontribusi berupa pa}ak yang dibayarkan oleh Perseroan meningkat 120% yaitu sebesar Rp 409 miliar jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp185 miliar dan royalti naik sebesar 52% atau sebesar Rp263 miliar dari tahun sebelumya sebesar Rp173 miliar.
Pandangan atas Prospek Usaha ke Depan
Berdasarkan data International Tin Association (lTA), pada tahun 2017 konsumsi Iogam timah dum‘a meningkat sebesar 3.2%. Dari data tersebut, penggunaan logam timah tidak hanya digunakan untuk elektronik dan tin plate saja, melainkan juga dikembangkan dalam pembuatan batere lithium, penggunaan komponen industri dan otomotif, PVC stabilizeryang Iebih ramah lingkungan, dan lain sebagainya.
Seiring penggunaan timah yang terus berkembang tersebut, maka kebutuhan timah dunia pun diproyeksikan akan ikut meningkat sehingga industri pertimahan di tanah air dapatterus tumbuh dan berkembang.