Kerajaan Arab Ingin Visions of Peace Sebagai Percontohan



Jakarta, Membawa misi perdamaian, organisasi asal Indonesia, Visions of Peace Initiative (VOPI) masuk dalam daftar nominasi Nobel Perdamaian (Nobel Peace Prize) tahun 2022.
Pendiri VOPI, Pangeran KPH Dr. Damien Dematra mengatakan, selama 4 tahun telah berkeliling Indonesia membawa misi perdamaian.
Tak heran, ucap Damien Dematra, Visions of Peace Initiative mendapatkan perhatian dari media internasional, sehingga Kerajaan Arab menginginkan organisasi yang ia pimpin menjadi rule model di tengah masyarakat.
“Kami hanya punya tujuan membawa misi perdamaian tapi dimana kita sudah keliling provinsi selama 4 tahun lebih, memperoleh sorotan dari internasional, jadi rupanya media dari internasional melihat misi kita seperti Arab Saudi dan Emirat Arab mereka inginkan Visions of Peace sebagai percontohan di kerajaan-kerajaan tersebut,” ungkap Damien saat konferensi pers dan syukuran di bilangan Jalan Mahakam, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/2022).
Menurut Damien, Kerajaan Arab ingin belajar dari VOPI. Menunjukkan keseriusan Kerajaan Arab, mereka meminta untuk bekerjasama dengan Visions of Peace untuk menyuarakan perdamain.
“Pangeran-pangeran Arab meminta Vision of Peace membuat forum yang besar lagi, mereka ingin belajar dari Visions of Peace,” katanya.
Permintaan dari Kerajaan Arab, saat ini belum bisa diwujudkan, selain masa pandemi, juga terbatasnya kapasitas yang dimiliki oleh Visions of Peace.
“Waktu terbatas, dana terbatas, tenaga terbatas. Kita kan nggak bisa full time, kita kan nggak cari duit disini, gimana bisa fokus,” cetus Damien yang juga merupakan Sutradara film ini.
Perhargaan tertinggi di dunia, Nobel Peace Prize untuk organisasi di Indoneisa merupakan hal pertama kali. Sebelumnya, dari Indonesia pernah mendapatkan Nobel Peace Prize, tapi bukan dari organisasi dan sudah lama sekali, yakni Uskup Belo, yang pada saat itu Timor-Timor masih bergabung menjadi bagian Indonesia.
Selain didukung oleh negara lain seperti Princeton University di Amerika Serikat, Visions of Peace juga mendapatkan suara agar masuk nominasi Nobel Perdamain dari Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti.
Rencana puncak pengumuman pemenang pada bulan Oktober 2022 dan puncaknya pada 10 Desember 2022. Biasanya diadakan di negara Moskow atau Swedia.
Diketahui, hingga awal tahun 2022, VOPI telah menggelar 52 acara di berbagai kota di Indonesia dan melibatkan kaum muda.