
Wakil Ketua OKK H. Harus, SH, MH selaku putra daerah dari kalimantan Tengah
DIGITALPOS.COM-JAKARTA-Ketua Umum Prawiro Indonesia Nusantara Jaya Hencky Luntungan dan H. M. Haris, SH yang juga Putra Daerah Kalimantan Tengah, menyampaikan kepada awak media tentang adanya kisruh pemberitaan masalah Proyek Food Estate di Kalimantan Tengah.
H. M. Haris, SH selaku tokoh
Kepemudaan di Provinsi Kalimantan Tengah menambahkan, “kita tahu program ini tujuannya untuk membuat ketahanan pangan waktu kita beberapa tahun yang lalu
terjadi pandemi covid-19 yang melanda seluruh negara termasuk Indonesia,maka program ini dimunculkan agar tidak terjadi krisis pangan tapi program ini bukan hanya untuk di masa pandemi covid-19 tapi untuk jangka panjang di negara RI ini maka di bangunlah jenis program Food Estate.
Pemerintah Daerah kalimantan Tengah Gubernur H.Sugianto Sabran, S.IP. sangat menyambut baik dengan adanya program ini dan langsung ke lapangan bagaimana menyukseskan program pemerintah yang ada di wilayah kalimantan tengah ini,” ujar Haris kepada awak media di Coffee House Menteng Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2023)
“Proyek ini merupakan inisiatif dari pemerintah pusat yang dimotori oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, meskipun proyek tersebut diawali dengan ide besar untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Kalimantan Tengah,” ucap Haris.
“Dengan adanya program Food Estate ini maka di bukalah lahan sawah untuk pertanian seperti menanam jagung dan sebagainya,” imbuhnya.
“Saya selaku pemuda dari kalimantan tengah menantang pemberitaan yang ada di luar sana katanya program Food Estate ini tidak berhasil tapi proses-proses untuk menuju ketahanan pangan,” tegas Haris.
“Pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk mensukseskan program Food Estate di Kalimantan Tengah untuk kemakmuran dan kesejahteraan warga masyarakat di Kalimantan Tengah khususnya di pedalaman dan ini adalah program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI,” jelas Haris.
“Dengan adanya program ini bertujuan untuk membuat ketahanan pangan waktu kita beberapa lalu terjadi pandemi covid-19 tidak terjadi krisis pangan lagi untuk kedepannya,” harap Haris.
Lanjut Haris, Program Food estate ini di Indonesia dibangun tujuan dari program Presiden RI dan Pemerintah Daerah khususnya dan disambut dengan baik serta mendukung program ini.
“Pemerintah pusat ikut sukseskan program profesi yang ada di Kalimantan Tengah ini dan di beberapa wilayah di kabupaten Kalimantan Tengah antara lain Kuala Kapuas sampai di gunung-gunung yang di Kalimantan Tengah serta sudah dikunjungi oleh Presiden RI Joko Widodo langsung ke lapangan dan melihat langsung kondisi-kondisi yang ada pada saat itu,” urai Haris.
Ditempat yang sama Ketua Umum Prawiro Indonesia Nusantara Jaya Hencky Luntungan mengatakan program Food Estate milik masyarakat seluruh Indonesia dan didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah dan jangan dijadikan bahan politik apalagi menjelang pilpres 2024 tahun depan,”ujarnya.
Sebagai Ketua Umum Indonesia nusantara Jaya sekaligus sebagai team pemenangan PilPres 2024 Pak Prabowo sebagai calon presiden 2024 ingin menyikapi Hal ini sebagai berikut tahun 2020 yang kemudian saat itu juga kita dihajar oleh pandemi covid-19 dan program ini efektif pelaksanaan ini pada tahun 2021-2022.
“Banyak lahan tepi sungai yang tentunya dalam processing ini dengan tanaman holtikultura itu tidak hanya sebatas 3 bulan dengan demikian bahwa beberapa kinerja daripada masyarakat sedang berjalan sedang berjalan sesuai data kami yang ada di Kalimantan Tengah,” jelas Hencky Luntungan.
“Ketika proses itu berjalan tentunya bukan selesai di situ sekarang masih sedang berjalan tidak ada gagalnya konsep pemerintah melalui ketahanan pangan yang dipimpin langsung langsung oleh Bapak Haji Prabowo Subianto,” ucap Hencky Luntungan.
Tentunya perlu disampaikan bahwa program ini adalah program anak-anak bangsa sehingga perlu kita sikapi bersama bahwa lepas dari persoalan politik praktis dalam menghadapi pemilu maka ini jangan dijadikan sebuah komoditas politik dengan sasaran mendiskreditkan seorang calon presiden sebagai Putra terbaik Indonesia.,”ujar ketua umum Prawiro Indonesia Nusantara Jaya.
“Melalui pernyataan sikap kami dari Prawiro Indonesia Nusantara Jaya harus berjalan sebagaimana mestinya dan seluruh stakeholder yang ada di Kalimantan Tengah kita akan bersama-sama untuk memantau sekaligus ikut mengerjakan memisahkan memilah mana yang cocok tanaman holtikultura lainnya sehingga tidak ada kata yang gagal dalam sebuah prosesi,” kata Hencky Luntungan.
“Dalam pencapaian masyarakat sejahtera untuk mencapai Indonesia baru Indonesia yang hebat kami sangat mendukung ini dengan demikian maka Indonesia beserta raja yang menyatakan sikap mendukung proyek itu tampak mendiskreditkan siapa dan sehingga kami bersimpati kepada rakyat dan bangsa Indonesia khususnya masyarakat adat Dayak,” tambah Hencky Luntungan.
“Kita sikapi secara cerdas tanpa mendiskreditkan seseorang di masa menghadapi pemilihan presiden 2024 demikian dengan menyatakan rasa hormat tidak terhingga kepada kawan kami dari masyarakat Dayak, “ujarnya.
Diakhir perbincangan Dewan Penasehat Brigjen Pol (purn) Drs.H.Budi Setiawan menyampaikan kepada rekan-rekan dan wakil ketua umum semoga pelaksanaan Proyek Food Estate di Kalimantan Tengah, dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.