Film The Hostage’s Hero Kisahkan Keberanian TNI AL dalam Operasi Pembebasan Sandera Kapal MT Pematang
Jakarta, 21 September 2025 – Film terbaru berjudul The Hostage’s Hero resmi diluncurkan, mengangkat kisah nyata keberhasilan TNI Angkatan Laut dalam operasi pembebasan 36 orang sandera kapal MT Pematang yang dibajak di Perairan Selat Malaka pada tahun 2004.
Acara peluncuran film digelar di Jakarta Pusat dan dibuka langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, serta Executive Producer PT Iswara Rumah Kreasi Nusantara, Irza Ifdial.
Berdasarkan Kisah Nyata Prajurit KRI KST-356, Film produksi PT Iswara Rumah Kreasi Nusantara ini diangkat dari kisah nyata operasi pembebasan kapal MT Pematang oleh prajurit KRI Karel Satsuitubun (KST)-356. Operasi bersejarah tersebut menjadi simbol keberanian dan profesionalisme TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Mengusung semboyan “Duty, Honor, and Love: Ketika Laut Memanggil, Mereka Harus Memilih”, film ini disutradarai oleh Revo S. Rurut, dengan supervisi naskah dari Laksamana Madya TNI (Purn) Achmad Taufiqurrahman dan Dinas Sejarah Angkatan Laut (Disjarahal).
Kisah berpusat pada sosok Letkol Taufiq, komandan KRI KST-356, yang memimpin operasi berisiko tinggi melawan perompak bersenjata. Di sisi lain, ia juga berjuang menghadapi dilema pribadi sebagai seorang ayah dan prajurit yang memikul tanggung jawab besar terhadap bangsa.
Film Patriotik dengan Sentuhan Kemanusiaan, Executive Producer Irza Ifdial menyampaikan bahwa The Hostage’s Hero bukan sekadar film aksi militer, melainkan bentuk penghormatan terhadap semangat pengabdian prajurit TNI AL.
“The Hostage’s Hero adalah narasi tentang keberanian dan pengorbanan yang lahir dari cinta cinta pada bangsa dan cinta pada keluarga. Kami berharap film ini dapat memberikan dampak positif dan menumbuhkan rasa bangga terhadap dedikasi TNI AL dalam menjaga kedaulatan NKRI,” ujar Irza Ifdial.
Film ini dibintangi oleh Yama Carlos, Rifky Balweel, Aditya Herpavi, Choky Sitohang, Asri Welas, Robert Chaniago, Ritassya Wellgreat, NeuNeu Anggraini, Ina Vadia, Brata Santoso, dan Ghian Grimaldi.
Lokasi pengambilan gambar dilakukan di beberapa tempat penting seperti Pantai Baruna, Pangkalan Militer TNI AL, KRI KST-356, dan Markas Besar TNI AL, menghadirkan visual yang autentik dan penuh nuansa militer.
Inspirasi bagi Generasi Muda, Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul, M.Han., menegaskan bahwa film ini menjadi refleksi atas semangat dan profesionalisme prajurit TNI AL dalam menghadapi ancaman maritim.
“Ancaman perompakan di laut akan selalu menjadi perhatian TNI AL. Dengan dua pertiga wilayah Indonesia berupa lautan, kami berkomitmen untuk terus melindungi warga negara dan memastikan keamanan maritim nasional,” tegas Laksma Tunggul.
Sementara itu, Kadisjarahal Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady, M.Tr. Opsla, berharap film ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai tanah air dan memahami arti sesungguhnya dari pengabdian.
“Kami ingin nilai-nilai keberanian dan dedikasi prajurit ini menjadi semangat bagi generasi penerus dalam memperkokoh bela negara,” ujarnya.
Data Produksi:
Judul: The Hostage’s Hero
Sutradara: Revo S. Rurut
Produser: Syahrial Hutasuhut
Executive Producer: Irza Ifdial
Supervisi Naskah: Laksamana Madya TNI (Purn) Achmad Taufiqurrahman
Konsultan Sejarah: Dinas Sejarah Angkatan Laut (Disjarahal)
Pemeran Utama: Yama Carlos, Rifky Balweel, Asri Welas, Aditya Herpavi, Choky Sitohang, Robert Chaniago, Ritassya Wellgreat, NeuNeu Anggraini, Ina Vadia, Brata Santoso, Ghian Grimaldi
Produksi: PT Iswara Rumah Kreasi Nusantara
Genre: Aksi – Patriotik – Drama